12 Maret 2018

Kursi Unik


Pengen beli klo ada yang jualan di indonesia mah...hehehe...

Mengenal Tanjakan Emen yang Rawan Kecelakaan

TEMPO.COJakarta - Tanjakan Emen di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang kembali jadi perhatian. Kemarin, Senin 12 Maret 2018, sebanyak 16 orang penumpang mobil Elf menjadi korban luka berat dan ringan akibat kecelakaan di Tanjakan Emen.
Kecelakaan itu hanya berselang satu bulan pasca tewasnya 27 orang penumpang bus ditempat yang sama.
Dari ceria yang beredar, nama tanjakan itu berasal dari seorang bernama Emen yang merupakan sopir bus yang tewas akibat kecelakaan di tanjakan itu pada sekitar tahun 1960.
Setelah kecelakaan itu, mitos yang beredar bahwa setiap tahun tanjakan Emen menelan korban jiwa. Untuk menghindari nasib sial, banyak sopir membuang puntung rokok yang menyala saat melintas di tanjakan Emen.
Mitos itu seolah menjadi nyata dengan munculnya berbagai peristiwa kecelakaan. Beberapa di antaranya pada November 2004, tiga orang tewas; September 2009, tujuh tewas; Oktober 2011, tiga tewas; Oktober 2012, empat tewas; Juni 2014, sembilan tewas; dan 10 Februari 2018, 27 tewas.
Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengatakan selain faktor kelalaian manusia, penyebab lain dari banyaknya kecelakaan di tanjakan Emen karena faktor geometri jalan.
“Geometri jalan, sentrifugalnya perlu diperbaiki. Ketika menikung ke kanan seharusnya jalan miring ke kanan, tapi dari atas ketika menikung ke kanan masih ada beberapa meter dia sedikit ke kiri, atau datar. Ini juga turut mempengaruhi,” katanya Ahad, 11 Februari 2018.
Kepala Seksi Rekayasa Teknik Pada Bidang Teknik Jalan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Adnan Guntara tanjakan Emen memiliki kemiringan rata-rata 11 persen. Artinya, menurut Adnan dalam jarak 100 meter perbedaan elevasi berkisar 11 meter atau setara 5-10 derajat.
Menurut Adnan, aturan keselamatan jalan di jalan pegunungan yang diterbitkan Kementerian PUPR terbaru itu kemiringan rata-rata 10 persen. “Kalau ini jalan eksisting jauh sebelum peraturan itu ada. Kalau dulu aturanya masih 12 persenan, tapi makin ke sini faktor keselamatan makin diperhitungkan sehingga terakhir 10-11 persen,” kata dia.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Korlantas Mabes Polri Komisaris Besar Joko Rudi mengatakan kepolisian sudah memberikan sejumlah rekomendasi pada pemerintah provinsi Jawa Barat sebagai pemilik jalan untuk perbaikan tanjakan Emen untuk menekan kecelakaan maut di ruas jalan tersebut. “Tahun 2014 saat saya masih Dirlantas Polda Jabar, sudah merekomendasikan di sini terkait dengan kecelakaan meninggal 8 orang siswa sekolah di sini,” kata dia.
Joko mengatakan, rekomendasi itu masih dikaji pemerintah provinsi Jawa Barat. Beberapa rekomendasi itu antara lain pelebaran badan jalan, penambahan penerangan, membangun escape road atau jalan penyelamatan, membangun gorong-gorong pembuang air sebagai pengaman jalan bagi kendaraan yang lepas kendali, hingga membuat jalur alternatif agar Tanjakan Emen bisa difungsikan satu lajur.
Sumber : Tempo.co.id

07 Maret 2015

BCA : 1000 nasabah terkena " sinkronisasi token " saat akses internet banking.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, sudah ada 1.000 nasabah yang terkena masalah "sinkronisasi token" saat login melalui internet banking bank tersebut. "Kira-kira 1.000 (nasabah) yang kena, sedikit sih. Kita kan nasabah ada 13 juta. Ini yang kita tahu. Mudah-mudahan mereka aware setelah kita sudah coba sosialisasi bahwa kalau lebih dari sekali diminta token, jangan lakukan," kata Jahja. Menurut Jahja, masalah dalam "sinkronisasi token" tidak akan membuat BCA mengganti sistem yang sudah ada. Pasalnya, kata dia, hal tersebut disebabkan virus yang mengenai komputer personal nasabah. "Token masih pakai yang lama, tidak diubah-ubah. Tokennya tidak salah. Itu terjadi karena virus di PC customer. Ini yang susah karena hal tersebut tidak bisa kita cegah. Penanggulangannya dengan telepon bagian Halo BCA. Nanti ada tim yang memberikan antivirus, dibereskan, baru lakukan transaksi," lanjut Jahja. Sebelumnya, beredar informasi di media sosial tentang seorang nasabah BCA yang merasa bahwa rekeningnya dibobol setelah dia berulang kali gagal melakukan transaksi internet banking BCA. Saat nasabah tersebut melakukan login, muncul tampilan "sinkronisasi token" dan menyebabkan komputer hang. Setelah melakukan restart dan kembali login ke internet banking BCA, nasabah mendapati uangnya telah berkurang sebesar Rp 13 juta. Menurut Jahja, BCA sudah melakukan sosialisasi terhadap temuan tersebut melalui layanan Halo BCA dan juga media sosial. Jahja menyarankan untuk menelepon ke Halo BCA 500-888 jika terjadi permintaan memasukkan token berulang-ulang.

06 Maret 2015

Kisah-kisah Begal Motor Punya Ilmu Hitam Bernasib Sial

Ilmu hitam bukanlah hal baru bagi mereka yang terlibat dalam dunia kejahatan. Dari zaman dahulu hingga sekarang, para pelaku kejahatan tanah air tidak pernah lepas dari ilmu hitam sebagai salah satu bekal sebelum mereka beraksi. Fenomena ilmu hitam ini, ternyata juga ditemukan dalam serangkaian peristiwa kejahatan pembegalan yang terjadi di kota-kota di ibu kota belakangan ini. Dari mulai pelaku begal yang tak mempan dibacok hingga pelaku-pelaku begal yang tak luka meski diberondong dengan peluru. Berikut ini kisah-kisah begal ibu kota berilmu hitam yang bernasib sial. Selasa dini hari, 24 Februari 2015, seorang pelaku begal berinisial MD tewas mengenaskan setelah dibakar massa di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. MD dibakar massa dalam kondisi masih hidup setelah tertangkap massa usai melukai dua warga saat akan merampas sepeda motor yang dikendarai korban. Aksi pembakaran itu, diawali dari kekesalan massa atas perbuatan keji yang dilakukan pelaku terhadap korbannya. Para pelaku begal tega menghujami tubuh korban dengan pedang tajam yang mereka bawa hingga korban terluka. Tak hanya sampai di situ saja, saat tertangkap massa, pelaku sempat berusaha melawan dengan sebilah samurai. Namun, yang memicu amarah warga hingga terpaksa membakar pelaku begal dalam kondisi masih bernyawa adalah, ketika massa mengetahui bahwa pelaku begal memiliki kelebihan spiritual beraliran hitam. "Begalnya kebal, dihakimi massa tetap tidak luka, sampai diakhirnya diseret ke luar permukiman warga," kata saksi mata bernama Roni mengisahkan. Di luar permukiman, massa semakin beringas hingga akhirnya tubuh pelaku begal disiram dengan menggunakan bensin dan membakar pelaku dalam kondisi bernyawa. "Kalau tidak salah sampai tiga kali dibakar pakai bensin baru akhirnya begalnya tewas," ujar Roni. Kisah kematian begal di tangan massa itu, dilanjutkan dengan aksi memburu pelaku begal oleh kepolisian. Tak hanya di Tangerang Selatan, kepolisian di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya bergerak memburu para pelaku begal agar tidak ada lagi korban jiwa. Alhasil, banyak sudah anggota komplotan begal yang diringkus kepolisian. Dua di antaranya adalah Entis Sutrisna (25 tahun) dan Dede Suhendi (23 tahun), dua pelaku begal yang memiliki wilayah beraksi di sekitar kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Sumber : Viva.co.id

02 Juni 2013

Download Gambar Animasi untuk Foto Profile BBM

Blackberry Messenger v6.1 Terbaru sudah dilengkapi dengan fitur Animated Avatar alias Foto Profile dengan menggunakan gambar animasi, sehingga lebih asik. Nah jika Anda bosan dengan tampilan foto profile BBM yang itu-itu saja serta ingin download Animated Avatar BBM di Blackberry, Anda bisa menggunakan sebuah aplikasi yang khusus menyediakan gambar animasi untuk foto profile yakni Animated Avatars for BBM. Aplikasi Animated Avatars for BBM bisa Anda Download Langsung di Blackberry App World. Jangan khawatir aplikasi ini gratis kok, dan Anda bisa Download gambar atau foto animasi dengan gratis juga. Banyak pilihan gambar yang bisa didownload mulai dari kartun, simbol, smiley, binatang dan tentunya gambar animasi untuk Valentine Day tentang Cinta dan kasih sayang. Asik bukan?